Sekolah Riset Satukata dan Sosant UNNES Selenggarakan Kerja Sama Program Independent Studies

 


Program independent studies merupakan salah satu program unggulan yang bertujuan untuk membekali mahasiswa kecakapan khusus tentang bagaimana melakukan penelitian yang mandiri. Dalam program ini mahasiswa diposisikan sebagai seorang peneliti mandiri. Salah satu keunggulan program ini juga adalah membantu mahasiswa mengembangkan minat dan ketertarikan yang dimilikinya untuk kemudian menjadi bidang keahliannya sendiri.

Sekolah Riset Satukata dan Program Studi Pendidikan Sosiologi Antropologi (biasa disebut Sosant) UNNES telah menandatangani kerja sama sejak tahun 2019. MoU ini berisi kesepakatan kedua belah pihak untuk meningkatkan kerja sama di bidang penelitian, pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Sejak dimulainya kerja sama, Sosant UNNES dan Sekolah Riset Satukata telah menyelenggarakan berbagai macam kegiatan keilmuan dan pemberdayaan. Di antaranya pendidikan masyarakat untuk Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Kegiatan ini diselenggarakan bersama dengan komunitas ibu-ibu di dusun Tanjung, Wukirsari, Cangkringan, Sleman, D.I. Yogyakarta.

Pada awal tahun 2023 UNNES dan Sekolah Riset Satukata juga menyelenggarakan kegiatan untuk pemberdayaan para peternak sapi perah di sekitar kawasan Merapi dusun Tanjung. Pelatihan membuat permen bergizi untuk sapi. Pelatihan ini dengan semaksimal mungkin memanfaatkan jenis bahan pakan yang tersedia di sekitar desa.

Pendidikan komunitas untuk memperkuat eksistensi budaya lokal dan meningkatkan minat para pemuda juga menjadi salah satu concern penting dalam kerja sama kedua belah pihak. Peningkatan literasi aksara Jawa diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kecintaan terhadap budaya lokal terutama di kalangan anak muda dan ibu-ibu yang masih memiliki anak usia sekolah. Diharapkan dengan literasi aksara Jawa orang tua dapat menjadi tempat belajar dalam proses transmisi budaya yang terus berkelanjutan.

Pada awal 2025 ini Sosant UNNES dan Sekolah Riset Satukata kembali merancang kegiatan bersama dalam kerangka independent studies. Dalam rapat terbatas ketika program ini hendak diluncurkan, Koordinator Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropolgi UNNES, Dr. Atika Wijaya menyampaikan bahwa “tujuan dari program ini adalah melakukan percepatan penulisan tugas akhir mahasiswa sekaligus memperkuat skill melakukan riset lapangan”.

“Selain itu, output program ini diharapkan berupa artikel jurnal yang siap terbit, oleh karena itu para peserta wajib memenuhi beberapa kriteria terlebih dahulu. Penjaringan peserta dilakukan secara terbuka namun tetap selektif. Dan untuk kali ini hanya dibatasi 20 peserta saja”, ungkap Doktor Sustainability Science and Policy dari Maastricht University, The Netherlands, tahun 2017.

Dr. Atika melanjutkan, “Kerja sama dalam bingkai independent studies ini juga merupakan komitmen dari Sosant UNNES itu membangun kolaborasi seluas mungkin dengan berbagai pihak dalam rangka memajukan ilmu dan membuatnya berdampak nyata bagi masyarakat sesuai dengan visi dan misi Program Studi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi UNNES”.

Dihubungi secara terpisah, pengelola Sekolah Riset Satukata menyampaikan, “Kerja sama ini merupakan inisiatif sangat maju dari Sosant UNNES dalam membangun kolaborasi epistemik yang berdampak. Pengelola sekolah berharap kerja sama ini bisa terus terjalin dan semakin berkembang”. [ATI]



Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memori Kolektif

Nasionalisme Es Teh: Pak Sonhaji, Gus Miftah dan Ben Anderson

Sigmund Freud ; Psikoanalisis Dalam Kejiwaan Manusia